Jajak Pendapat
Apakah Informasi yang tersaji pada Website Dinas Pendidikan, Pemuda & Olahraga Kota Denpasar, bermanfaat bagi Anda?
Baca Berita

SMPN 3 Denpasar Raih Penghargaan Sekolah Adiwiyata Mandiri

Oleh : nakididnep | 16 Agustus 2017 | Dibaca : 144 Pengunjung

Bulan Agustus ini menjadi bulan penuh prestasi bagi SMPN 3 Denpasar. Sekolah yang beken dengan sebutan Spentri ini meraih penghargaan sebagai sekolah Adiwiyata Mandiri 2017.

Sementara Kepala SMPN 3 Denpasar, Wayan Murdana, S.Pd.,M.Psi., dinobatkan sebagai juara II Kepala Sekolah Berdedikasi dan Berprestasi tingkat Provinsi Bali. Prestasi juga ditorehkan siswanya yang meraih medali perak di ajang Japan Design International Expo 2017 di Jepang. Prestasi ini diukir oleh Ni Made Galuh Cakrawati Dharma Wijaya dan Nyoman Putri Radhani Larassati.

Penghargaan berupa tropi Sekolah Adiwiyata Mandiri 2017 diserahkan Presiden RI Joko Widodo kepada Kasek Wayan Murdana. Sementara piagam penghargaan yang ditandatangi Meteri Pendidikan dan kebudayaan RI Prof. Dr. Muhadjir Effendy, MAP dan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, Dr. Ir. Siti Nurbaya, M.Sc., diserahkan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya.

Pencapaian ini membanggakan warga Spentri. Menurut Kasek Wayan Murdana, keberhasilan ini hasil kerja keras seluruh keluarga besar Spentri dalam menjaga lingkungan, kebersihan dan kesehatan dan perilaku yang peka dan peduli lingkungan.

Itu diakui Wayan Murdana. Menurut Murdana, yang menarik perhatian dewan juri Adiwiyata Nasional atas keunggulan Spentri ada dua hal. Pertama inovasi penelitian dan kretivitas lingkungan. Kedua program lingkungan, SMPN 3 Denpasar sudah memiliki satgas keamanan kebersihan, bank sampah dan pusat pengolahan air limbah.  Selain itu, keberhasilan membina 10 sekolah imbas lingkungan yang dilakukan tim Adiwiyata Mandiri.

Keberhasilan ini menurut Murdana merupakan hadiah bagi Kota Denpasar di bidang lingkungan dari Spentri. Murdana menekankan, penghargaan ini bukan tujuan. “Sebaliknya motivasi perilaku warga Spentri agar lebih peka lingkungan,” tegasnya.

Segala prestasi yang diraih siswa Spentri termasuk sebagai Kepala Sekolah Berdedikasi dan Berprestasi tingkat Provinsi Bali, dikatakan Murdana, berkat kerja keras, kerja cerdas, kerja iklas dan kerja tuntas dean guru, OSIS, siswa dan karyawan. ‘’Apalah artinya jika sendirian sebagai kepala sekolah,’’ ujarnya dengan rendah hati.

Kebanggaan ketiga ditunjukkan dua siswanya, Ni Made Galuh Cakrawati Dharma Wijaya (VII.A) dan Nyoman Putri Radhani Larassati (IX.B) yang meraih medali perak di ajang Japan Design International Expo 2017 di Jepang. Di ajang internasional itu, keduanya menampilkan karya inovasi berupa rompi anti kejahatan berbahan daun ketapang dan jerami padi.

Murdana dengan hati mengajak warga sekolah untuk selalu mensyukuri apa yang diperoleh. Semua sukses ini, kata Murdana, berkat dukungan orang tua siswa dalam wadah komite sekolah. Prestasi ini sekaligus jawaban dan pertangung jawaban sekolah pada masyarakat.

Ketua Komite SMPN 3 Denpasar, I Nyoman Badra, SH., sangat gembira SMPN 3 Denpasar meraih penghargaan sebagai sekolah Adiwiyata Mandiri 2017. Termasuk kaseknya juara II Kepala Sekolah Berdedikasi dan Berprestasi tingkat Bali, dan siswanya juara inovasi di Jepang.

Dengan prestasi ini menunjukkan semakin lengkap predikat SMPN 3 Denpasar sebagai tolok ukur pembinaan akademis dan non akademis di sekolah. Inilah ia sebut SMPN 3 Denpasar mendidik siswanya menjadi anak yang cerdas, berintegritas dan berkarakter secara moral serta ulet bekerja dan tekun.


Oleh : nakididnep | 16 Agustus 2017 | Dibaca : 144 Pengunjung


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya :

 



Facebook
Twitter