Kadisdikpora Denpasar Tutup PKH dan PKM

  • 08 Oktober 2012
  • Oleh: pendidikan
  • Dibaca: 1411 Pengunjung
Kadisdikpora Denpasar Tutup PKH dan PKM Pelatihan Kecakapan Hidup (PKH) dan Pelatihan Keterampilan Masyarakat (PKM) yang dilaksanakan Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) di Denpasar sangat tepat sasaran untuk memberikan keterampilan kepada warga Denpasar, khususnya warga usia produktif yang belum memiliki pekerjaan tetap. Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota Denpasar, Ny. I.A. Selly Dharmawijaya Mantra menegaskan hal itu dalam pesan dan kesan yang dibacakan Wakil Ketua TP PKK Kota Denpasar, Ny. Antari Jaya Negara saat penutupan PKH dan PKM di Rumah Pintar Kota Denpasar, Sabtu (6/10) lalu. Materi dan praktik yang diperoleh selama pelatihan merupakan life skill untuk berwirausaha. Apalagi LKP tempat pelatihan telah menjalin kerjasama dengan perusahaan-perusahaan untuk nantinya dapat menampung tenaga kerja sesuai jenis keterampilan yang diikuti oleh peserta PKH dan PKM. Makanya, pelatihan ini disebut kegiatan yang sangat mulia karena secara otomatis dapat mengatasi pengangguran dan warga miskin di Kota Denpasar. Agenda PKH dan PKM yang yang telah berlangsung selama tiga bulan mulai Juli hingga September 2012, ditutup oleh Kadisdikpora Kota Denpasar, Ir. I Gusti Ngurah Eddy Mulya,SE, M.Si. Ketua panitia, Drs. Nyoman Gde Arnawa, M.Pd., mengungkapkan, PKH dan PKM ini dilaksanakan oleh sembilan LKP penerima dana blockgrant dari Dirjen PAUDNI Pusat. Jenis keterampilan yang dilaksanakan meliputi, tata rias kecantikan kulit, tata rias pengantin, spa therapist, komputer akuntansi dan bahasa Inggris. Sasaran dari program PKH dan PKM ini, diharapkan dapat menurunkan angka pengangguran usia produktif.dari sembilan LKP tersebut telah mendidik sebanyak 200 orang. Dari jumlah itu, 20 persen sudah terserap di dunia kerja. Sementara sisanya masih melakukan training, dan dalam proses persiapan untuk perekrutan di dunia kerja, baik di Bali, diluar Bali, maupun persiapan untuk keluar negeri. ‘’Bagi peserta pelatihan dan kursus yang belum mendapatkan pekerjaan akan dilakukan proses pendampingan sampai mereka mendapatkan pekerjaan,’’ ujarnya. Kadisdikpora Kota Denpasar, Ir. I Gusti Ngurah Eddy Mulya, SE, M.Si, mengatakan, kegiatan PKH dan PKM ini menjadikan masyarakat kota yang kreatif. Bekal life skill yang didapat selama pelatihan dapat dipergunakan untuk membuka lapangan pekerjaan, dengan begitu pengangguran dapat ditekan seminimal mungkin. Makanya disinilah diperlukan sinergitas yang kuat antara pemerintah, masyarakat dan pelaku dunia usaha dan industri maupun LKP dalam mengatasi pengangguran.

  • 08 Oktober 2012
  • Oleh: pendidikan
  • Dibaca: 1411 Pengunjung

Artikel Terkait Lainnya

Ir. I Gusti Ngurah Eddy Mulya, SE, M.Si

Apakah Informasi yang tersaji pada Website Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kota Denpasar, bermanfaat bagi Anda?