Jajak Pendapat
Apakah Informasi yang tersaji pada Website Dinas Pendidikan, Pemuda & Olahraga Kota Denpasar, bermanfaat bagi Anda?
Baca Berita

13 SD di Denpasar Jadi Sekolah Model

Oleh : nakididnep | 28 Agustus 2017 | Dibaca : 208 Pengunjung

Kemendikbud menargetkan sebanyak 15.000 sekolah model program penguatan pendidikan karakter di seluruh Indonesia. Di Denpasar, tercatat 13 sekolah tingkat SD di Kota Denpasar dijadikan sekolah model atau sekolah acuan bagi sekolah lain.

‘’Keberadaan sekolah model memiliki nilai tambah, dibanding dengan sekolah biasa. Sekolah model sendiri, memiliki nilai lebih dibanding sekolah lain yang bukan sekolah percontohan. Hal ini dapat dilihat dari aspek fisiknya, dan beberapa aspek lain, yang tentu saja tak dimiliki oleh sekolah lain,” jelas Kabid Pembinaan Pendidikan Sekolah Dasar Disdikpora Kota Denpasar, Ketut Sudana, Kamis (24/8/2017).

Sudana memaparkan 13 sekolah tingkat SD yang menjadi sekolah model program penguatan pendidikan karakter, di antaranya  SDN 1 Sumerta, SDN 7 Kesiman, SDN 8 Dauh Puri, SDN 19 Pemecutan, SDN 2 Tonja, dan SDN 18 Pemecutan. Lanjut dia, sekolah model sebelumnya telah ada di era-era sebelumnya yang dikenal dengan banyak istilah, di antaranya sekolah percontohan dan sekolah inti yang didukung oleh sekolah sekolah imbas yang menjadikan sekolah percontohan tersebut menjadi barometer untuk belajar.

Lebih lanjut dijelaskan, sekolah model adalah sekolah yang mampu menyelenggarakan pendidikan berdasarkan peraturan perundang undangan yang resmi yang sah yang berlaku diseluruh wilayah Republik Indonesia.

‘’Untuk menjadi sekolah model hal lain yang perlu dibangun adalah kesepahaman antara kepala sekolah, guru dan pengawas dan jenis pendidikan dalam penyelenggaraan pendidikan menurut mutu pendidikan. Hal yang paling utama adalah memperhatikan mutu pendidikan sekolah, oleh karena itu bukan merupakan tanggung jawab pemerintah saja melainkan semua unsur,’’ katanya.

Tegas dia, sekolah model merupakan wadah untuk mengasah skill, serta menambah pengetahuan dari siswa-siswi, yang mengacu pada Standar Nasional Pendidikan (SNP) dan merupakan sekolah yang melakukan evaluasi mutu secara rutin. Sekolah model yang ditunjuk nantinya harus menerapkan standar pendidikan nasional dan standar ini telah menjadi rujukan dalam pengimplementasian sekolah model.

‘’Delapan Standar Nasional Pendidikan yang harus dipenuhi yakni, standar isi,  standar kompetensi lulusan, standar proses,  standar pengelolaan,  standar sarana dan prasarana, standar pembiayaan,  standar pendidik dan tenaga kependidikan serta standar penilaian,’’ paparnya.


Oleh : nakididnep | 28 Agustus 2017 | Dibaca : 208 Pengunjung


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya :

 



Facebook
Twitter