Jajak Pendapat
Apakah Informasi yang tersaji pada Website Dinas Pendidikan, Pemuda & Olahraga Kota Denpasar, bermanfaat bagi Anda?
Baca Berita

Disdikpora Ajak Siswa Tingkatkan Minat Baca

Oleh : nakididnep | 06 Maret 2018 | Dibaca : 197 Pengunjung

Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar, I Wayan Gunawan, mengajak para siswa sekolah dasar (SD) meningkatkan minat baca sebagai perwujudan dari upaya menjaga dan mencintai buku. Pesatnya perkembangan teknologi, jangan sampai berpengaruh pada rendahnya minat baca siswa untuk membaca buku.
 
Pernyataan ini disampaikan Wayan Gunawan saat meresmikan perpustakaan ramah anak ‘’Gedong Sastra’’ SDN 3 Penatih, Rabu (28/2) kemarin. Perpustakaan ramah anak ini merupakan wujud dari program kemitraan antara Disdikpora Kota Denpasar dengan Yayasan Literasi Anak Indonesia (YLAI).
 
“Teknologi berkembang sangat pesat, anak-anak kita juga semakin dijejali dengan berbagai bentuk permainan online. Mudah-mudahan ini tidak berpengaruh pada semakin menurunnya minat baca mereka,’’ ungkap Gunawan.
 
Gunawan berharap agar program kemitraan ini tidak berhenti dalam satu tahun selama ada pendampingan dari YLAI. Program harus dijalankan untuk terus mengembangkan minat baca anak sehingga anak memiliki bekal keterampilan membaca yang baik yang bermanfaat bagi masa depan mereka.
 
‘’Kepala sekolah beserta guru maupun pustakawan merupakan ujung tombak dalam mendorong peningkatan mutu pendidikan anak yang lebih baik, terutama berkenaan dengan penumbuhan minat baca anak,’’ katanya.
 
Kepala SDN 3 Penatih, Dewa Ayu Putu Suryati mengatakan, pada perpustakaan ramah anak ini kategori buku berdasarkan jenjang kerumitan di dalamnya sehingga anak mudah mencari buku sesuai kemampuannya. Kategori buku dibedakan berdasar nama binatang, mulai dari tingkat termudah kumbang, burung, ikan, rusa, singa hingga gajah yang mewakili level tersulit.
 
Sengaja tingkatkan dipisahkan berdasarkan nama binatang yang implisit, tidak seperti angka, untuk mencegah anak-anak berkecil hati bila mereka masih di level terendah. Sebagai contoh, bacaan dilevel kumbang hanya didominasi gambar dan hanya berisi satu hingga tiga kalimat per halaman. Satu kalimat terdiri hingga lima kata dengan kosakata sederhana. Semakin tinggi tingkatan, jumlah kata dan kalimat bertambah, sedangkan porsi gambar berkurang.
 
Sementara Project Manager YLAI, Fourgelina memaparkan, tujuan dari program perpustakaan ramah anak ini adalah untuk meningkatkan minat baca siswa terutama mulai dari SD. Menurut dia, kemitraan ini dapat berjalan dengan adanya komitmen bersama baik dari YLAI, sekolah-sekolah terpilih dan juga dari Disdikpora Kota Denpasar.
 
‘’Melalui program perpustakaan ramah anak ini kita harapkan membawa perubahan bagi anak untuk menumbuhkan minat bacanya sebagai langkah awal membuat mereka menjadi pembelajar yang sepanjang hayat,’’ katanya.
 
Untuk tahap awal program ini menyasar enam SD yang berada di Kecamatan Denpasar Utara dan Denpasar Timur sebagai model dan selanjutnya diharapkan ke depannya dapat diimbaskan. Adapun sekolah terpilih untuk program pengembangan perpustakaan ramah anak meliputi, SDN 7 Kesiman, SDN 17 Kesiman, SDN 3 Penatih, SDN 5 Penatih, SDN 11 Sumerta dan SDP Tulangampiang. 


Oleh : nakididnep | 06 Maret 2018 | Dibaca : 197 Pengunjung


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya :

 



Foto
Lomba Futsal Antar SKPD dalam rangka HUT Kota Denpasar tahun 2014
Video
Kedai Baca Rumah Pintar
Facebook
Twitter