Jajak Pendapat
Apakah Informasi yang tersaji pada Website Dinas Pendidikan, Pemuda & Olahraga Kota Denpasar, bermanfaat bagi Anda?
Baca Berita

SMPN 7 Denpasar Tampil Memukau di Bali Mandara Nawanatya

Oleh : nakididnep | 12 Maret 2018 | Dibaca : 237 Pengunjung

Siswa-siswi SMPN 7 Denpasar yang tergabung dalam Sanggar Seni Sapta Gita Santhi dipercaya mengisi agenda Gelar Kreativitas Seni Pelajar Bali Mandara Nawanatya III, Jumat (9/3) malam lalu. Penampilan seniman cilik SMPN 7 Denpasar sukses memukau ribuan penonton yang memadati Kalangan Madya Mandala Taman Budaya Art Center.

Tari ‘’Sapta Asrama Sisya Jayeng Sadhu’’ yang pertama kali menggebrak panggung membuat penonton langsung terbius. Tari ini merupakan tari kebesaran SMPN 7 Denpasar, yang ceritanya digagas oleh Kepala SMPN 7 Denpasar, Titik Wahyani, S.Pd., dengan koreografer Dra. Ni Nyoman Suci, M.Pd., dan Putu Dewi Kania Ana Surya, S.Pd., kompusher I Wayan Wawan Setiawan dan pembina I Gede Suparka, S.Sn.

Tari ini mengisahkan tentang siswa SMPN 7 Denpasar yang sedang giat menuntut beraneka macam ilmu, sehingga akhirnya mereka menjadi orang yang selalu berjaya, baik dibidang akademis, maupun non akademis. Mereka juga memiliki budi pekerti yang luhur berkat bimbingan dari bapak dan ibu guru.

Seniman cilik SMPN 7 Denpasar yang malam itu juga bersanding dengan seniman cilik SMPN 3 Mengwi, Badung, berikutnya menampilkan tabuh inovatif ‘’Tanjak’’. Tabuh inovatif ini merupakan perpaduan seni musik tradisional yang terdiri dari beberapa jenis gambelan seperti gangsa gong kebyar, jublag, gong, kendang, kecek, suling, dan tingklik saih pitu serta memadukan unsur vokal, tepukan tangan dan hentakan kaki.

Pengolahan melodi, ritme, harmoni, tempo, dan dinamika musik, menjadikan tabuh inovatif ‘’Tanjak’’ ini mendapat apresiasi luar biasa dari penonton. Sang penata musik, I Gede Suparka mengakui, tabuh inovatif ‘’Tanjak’’ ini terinspirasi permainan tradisional ‘’Mengkeb-mengkeban’’.

Acara yang juga disaksikan pejabat dari Dinas Kebudayaan Provinsi Bali itu semakin menarik dengan penampilan modern dance yang memadukan gerak tari tradisional dengan gerak tari dan musik modern. Malam itu, SMPN 7 Denpasar juga menampilkan tari joged bumbung yang dibawakan Gung Cintya dan Gung Ria.

Sebagai acara pemungkas ditampilkan drama modern berjudul ‘’Salah Menilai’’ dari Teater Klakson. Drama modern ini mengisahkan cerita Roro Jonggrang yang dipadu dengan kisah Alladin.

Kepala SMPN 7 Denpasar, Titik Wahyani, mengaku bangga dengan penampilan siswanya yang tampil sangat maksimal dan tidak ada cacat. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada orangtua siswa yang telah mendukung penampilan siswa di acara Gelar Kreativitas Seni Pelajar Bali Mandara Nawanatya III ini.

Menurut Titik Wahyani, pihak sekolah memfasilitasi semua bakat dan minat siswa untuk mendukung pendidikan penguatan karakter. Tampil di depan umum, menurut Titik Wahyani, sangat bernilai positif selain untuk memberikan pengalaman hidup bagi siswa, sekaligus mendidik mereka bahwa kehidupan harus diisi dengan hal hal yang positif dan bermanfaat.


Oleh : nakididnep | 12 Maret 2018 | Dibaca : 237 Pengunjung


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya :

 



Foto
Workshop Focus Group Discussion Kepala Sekolah Dasar se-Kota Denpasar
Video
Bhakti Penganyar ke Pura Agung Blambangdan dan Pura Mandhara Giri Semeru Agung
Facebook
Twitter