Jajak Pendapat
Apakah Informasi yang tersaji pada Website Dinas Pendidikan, Pemuda & Olahraga Kota Denpasar, bermanfaat bagi Anda?
Baca Berita

Jangan Percaya Bocoran Kunci Jawaban UN

Oleh : pendidikan | 13 April 2015 | Dibaca : 4649 Pengunjung

Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Provinsi Bali, TIA Kusuma Wardhani, meminta peserta UN mewaspadai isu-isu yang mengatakan soal UN bocor. Biasanya, isu-isu menyesatkan itu sengaja dihembuskan oleh oknum-oknum tak bertanggung jawab guna mengeruk keuntungan finansial.
‘’Jangan mudah percaya dengan isu-isu menyesatkan seperti itu jika tidak ingin rugi sendiri. Tetaplah mempersiapkan diri dengan belajar sebaik-baiknya jika ingin lulus dengan nilai memuaskan,’’ kata Wardhani, Jumat (10/4) kemarin.
Wardhani mengingatkan, tak ada gunanya peserta UN ''bergerilya'' mencari bocoran soal. Selain hanya buang-buang waktu dan mengganggu persiapan UN, soal-soal yang beredar menjelang pelaksanaan UN itu dipastikan palsu. Lebih fatal lagi jika siswa hanya mendapatkan kunci jawaban. Karena sudah percaya seratus persen, mereka langsung memindahkan kunci jawaban itu ke lembar jawaban komputer (LJK) UN tanpa membaca soal-soal UN secara cermat. Alhasil, nilai UN mereka pun praktis jeblok.
Wardhani menegaskan, sangat kecil kemungkinan soal UN bocor karena Kemendikbud dan BSNP menerapkan sistem pengamanan ekstraketat. Sejak penyerahan master soal UN kepada percetakan hingga penggandaan soal-soal UN, seluruh proses itu diawasi dengan sangat ketat oleh Tim Pengawas UN yang di-back up juga oleh aparat kepolisian.
Pengepakan soal yang dulunya hanya distempel satu lapis kini soal UN akan diproteksi tiga lapis. Hal ini bertujuan meminimalisir terjadinya kebocoran soal yang disinyalir masih terjadi di sejumlah daerah. Pola pengamanan serupa juga diberlakukan ketika soal ujian itu didistribusikan ke Disdikpora kabupaten/kota untuk selanjutnya didistribusikan ke masih subrayon.
Mengingat pengamanan soal UN begitu ketat, ia meyakini kebocoran tidak akan terjadi. Untuk itu siswa peserta UN diminta tidak mudah percaya pada orang yang menawarkan kunci jawaban UN 2015 karena bisa saja bocoran jawaban itu malah menyesatkan dan membuat nilai UN jeblok. ‘’Siswa harus memiliki kepercayaan diri dalam mengerjakan soal. Karena itu, persiapkan diri dengan baik dari segi mental maupun penguasaan materi,’’ tandasnya. (putra)


Oleh : pendidikan | 13 April 2015 | Dibaca : 4649 Pengunjung


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya :

 



Foto
Lomba Tarik Tambang Memeriahkan HUT Kota Denpasar 2014
Video
Produk Rekayasa PLTA Sederhana
Facebook
Twitter